Kisah Mitologi Tsukiyomi, Amaterasu, dan Susanoo.

Dalam kisah Naruto, tsukiyomi, amaterasu, dan susanoo adalah nama-nama Jutsu yang dimiliki oleh Itachi, tsukiyomi adalah genjutsu tingkat tinggi, amaterasu merupakan ninjutsu yang dapat mengeluarkan api berwarna hitam dan tidak bisa padam (black flame), sedangkan susanoo adalah ultimate shield sekaligus jutsu serangan yang mematikan. Namun dalam mitologi Jepang tsukiyomi, amaterasu, dan susanoo merupakan nama 3 Kami (Dewa) yang tak lepas dari mitologi penciptaan dunia.

Dunia berawal dari Takamanohara, di sanalah lahir berbagai Dewa-Dewa seperti Kotoamatsukami dan Kaminoyonanayo. Sedangkan Kami yang lahir paling akhir adalah dua bersaudara Izanagi (Izanaki) dan Izanami.

Dikisahkan kemudian Izanagi dan Izanami turun ke Ashihara no Nakatsu Kuni, mereka kemudian menikah dan akhirnya melahirkan pulau-pulau yang kini dikenal sebagai daratan Jepang yang disebut Yashima. Namun setelah melahirkan berbagai Dewa, Izanami tewas akibat luka bakar saat melahirkan Kagutsuchi (Dewa api), Izanagi pun kemudian membunuh Kagutsuchi. Setelah membunuh Kagutsuchi, Izanagi pergi ke negeri Yomi untuk mencari dan menyelamatkan Izanami. Namun Setelah berada di negeri Yomi, ternyata wujud Izanami berubah menjadi menakutkan sehingga Izanagi yang melihat sosok Izanami pun menjadi lari ketakutan.

Izanagi menjalani misogi (mandi) karena tidak suka dengan kekotoran (kegare) yang terbawa dari Yomi. Ketika melakukan misogi, Izanagi melahirkan pula sejumlah Kami, saat mencuci mata kiri terlahir Amaterasu (Dewa matahari, penguasa Takamanohara), saat mencuci mata kanan terlahir Tsukuyomi (Dewa bulan, penguasa malam), dan saat mencuci hidung lahir Susanoo (penguasa samudra). Ketiga Kami ini disebut Mihashira no Uzu no Miko, dan menerima perintah dari Izanagi untuk menguasai dunia.

Susanoo ingin pergi ke tempat Izanami di Ne no Kuni dan berteriak-teriak menangis hingga membuat kerusakan luar biasa di langit dan bumi. Susanoo akhirnya pergi naik ke Takamanohara yang diperintah Amaterasu. Kedatangan Susanoo salah dimengerti, Amaterasu menyangka Susanoo datang untuk merebut Takamanohara. Susanoo disambut Amaterasu dengan busur dan anak panah. Agar kecurigaan Amaterasu terhapus, dari setiap benda yang menempel di badan Susanoo lahir Kami yang jenis kelaminnya membuktikan kemurnian tubuh Susanoo. Amaterasu pun percaya dan mengizinkan Susanoo berada di Takamanohara. Namun di sana Susanoo membuat keonaran lagi sampai Amaterasu bersembunyi di dalam gua Ama no Iwato. Amaterasu adalah dewa matahari, sehingga matahari tidak terbit selama Amaterasu bersembunyi. Para Kami di Takamanohara menjadi susah hati. Amaterasu akhirnya keluar dari dalam gua setelah berhasil dikelabui. Susanoo yang sering membuat onar akhirnya diusir ke dunia bawah.

Susanno turun ke negeri Izumo. Setelah berhasil membunuh monster Yamata no Orochi yang suka merusak, Susanoo menikah dengan putri Kunitsukami. Cucu keturunan Susanoo bernama Ookuninushi menikah dengan putri Susanoo dan membangun negeri Sukunahikona dan Ashihara no Nakatsukuni. Menurut penjelasan nama tempat yang ada di buku Fudoki negeri Izumo, lokasi pembasmian Yamata no Orochi ada di distrik Ou (sekarang kota Yasugi, Prefektur Shimane), tapi bukan Susanoo yang menjadi pahlawan, melainkan Oonamuchi (Ookuninushi).